Jalan tengah

Nyata sudah bahwa segalanya tidak memiliki jalan tengah. Prinsip-prinsip akan selalu berdiri tegak. Maka ketika memilih kita harusnya sadar akan segala sebab akibatnya.
Hari ini, dimanakah kita? Disisi mana kita? Jika kita mengaku-ngaku berdiri tegak disisi yang benar, mengaku kita telah berkontribusi ini itu, sungguh, apa kita tidak malu?
Jika kita rasakan benar, bukankah masih tebal rasa takut itu?
Rasa ragu-ragu, dan perhitungan yang menumpuk, bagaimana kita menjelaskan semuanya?
Perubahan selalu perlu pengorbanan
Kebaikan tak langsung tegak dalam sekali jalan
Pada saatnya kita mungkin harus mengorbankan hal-hal berharga
Demi prinsip-prinsip yang tidak bisa diganggu gugat


Komentar