30 Ramadan


Berkali-kali kita salah mengira. Berpikir telah banyak yang kita tahu, ternyata setelah berjalan lebih jauh, ada berbagai hal baru. Setiap masa akan selalu memberi warna. Sebagian warna-warna itu akan tertinggal, membentuk pola pikir kita, mempengaruhi keputusan-keputusan kita.

Adalah kita, yang entah bagaimana selalu bertemu titik buntu. Berhenti, lalu mencoba lagi melihat hal-hal yang berlalu. Bertanya dan mencari jawaban. Adalah kita, manusia yang berkali-kali merasa tidak berdaya. Memperkirakan, apakah di depan gelap atau masih ada harapan. Bertanya-tanya dan penuh kekhawatiran.
Adakah kita lihat? Disetiap masa selalu ada orang-orang yang bersikeras untuk berbagi. Berkorban bukan hanya dengan hal-hal yang murah. Adalah mereka, pada setiap masa mengerahkan pikiran, memutar otak demi menyampaikan nilai-nilai. Berani mengambil jalan yang berbelok, melawan kebiasaan. Bertaruh bahkan dengan keberlangsungan namanya. Berkali-kali digugat, diberhentikan, tapi geraknya selalu menggeliat. Selalu mencari ruang untuk berbagi, untuk kita, yang barangkali sama sekali tidak menyadari betapa penting nilai-nilai itu. Untuk kita yang barangkali lebih sering memperhatikan hal yang nilai-nilainya semu.
Ketika satu kali kita menemukan nilai itu, kita menyadari bahwa cara pandang kita berubah. Berangsur kita mengambil nilai-nilai itu, pelan-pelan kita menjadi lebih bijaksana. Ketika satu kali kita menemukan nilai itu, kadang terbersit, "Bagaimana berterimakasih pada orang-orang itu?"
Sungguh terimaksih untuk tulisan-tulisan yang banyak dicetak, terimakasih untuk informasi yang banyak disiarkan.

Komentar