---



Dalam dunia yang penuh pendapat dan penuh penilaian, bukankah pernah setidaknya sekali dalam hidup, kita merasakan kehilangan arah dan tersesat. Bangun pagi dan bertanya-tanya, "Sebenarnya untuk apa segala hiruk-pikuk kesibukan ini?". Bukankah kita sering terjebak diantara pendapat-pendapat dan penilaian-penilaian yang datang? Mengukur benar salah, tepat dan tidak tepat dengan pendapat-pendapat yang kita dengar. 

Ditengah sibuk yang bertumpuk, atau saat sepi yang sunyi, bukankah pernah setidaknya sekali kita bertanya, "Sebenarnya apa yang sedang kita cari?". Sambil terus bergerak, kadang tidak tahu kenapa kita harus terus melakukan rutinitas, kita juga terus bertanya-tanya. 

"Adakah jalan ini benar?" Sampai hari ini, bukankah pernah kita bertanya tentang bagaimana akhir sebuah keputusan? Setelah beberapa kali kecewa, bukankah kita selalu berharap kali ini adalah pilihan tepat? Kejar-mengejar kita dengan hal-hal yang kita kira bisa membuat kita bahagia.

Dalam dunia yang penuh dengan pendapat, bukankah pernah kita tersesat dalam kebingungan? Maka, satu hal terbesar yang paling bisa disyukuri adalah bahwa Tuhan tidak membiarkan kita hidup dalam kebingungan. 

Dengan petunjuk-petunjuk-Nya, Tuhan memberikan pada kita, bukan hanya tujuan, tapi juga arah dan cara yang jelas. Sayangnya memang mungkin kita yang terlalu banyak membelot, berontak dan tidak percaya. Sayangnya, barangkali kita ini lemah dalam berjuang.


Komentar