Memberikan percaya itu menyenangkan. Ketika kita sudah percaya, kita tidak akan menjadi khawatir. Ketika kita sudah percaya, kita tidak akan lagi bertanya-tanya. Dalam percaya, tidak akan tersisa tuduhan bagi yang kita beri rasa percaya. Kita hanya percaya, tidak pernah menaruh curiga. Maka semua prasangka tidak pernah mendapat tempat. Semakin besar percaya kita, semakin tenang hati kita, semakin ringan hari-hari kita.
Tapi apakah percaya bisa berkhianat
dan mengecewakan? Tentu saja. Sekali ia berkhianat, maka percaya tiada lagi
utuh. Sekali ia berkhianat, maka percaya tiada lagi bisa penuh. Kenapa bisa? Karena
kita memberikannya pada yang berpotensi mengecewakan, lalai menjaga dan punya
batas kemampuan. Maka jelas, suatu saat kita akan kecewa.
Sedangkan ada yang ketika kita
percaya tak pernah mengecewakan. Sedangkan ada yang ketika berjanji tidak
pernah ingkar. Kita bisa percaya sepenuhnya tanpa khawatir akan kecewa. Dia
tidak punya batasan dan paling tahu tentang waktu dan kesempatan. Berserah,
percaya pada-Nya akan memberikan rasa tenang. Tentang apa yang terjadi setelah
usaha yang melelahkan, tentang apa hasil atas sebuah pengorbanan, Dia yang akan
memutuskan. Apapun itu, kita bisa sepenuhnya percaya bahwa itu adalah yang
terbaik dan paling baik untuk kita.

Komentar
Posting Komentar