Sempurna



Berfikir dan memahami, mengapa kita perlu melakukannya? Kenapa kita harus melakukannya? Karena kita adalah manusia. Karena kita perlu meyakini bahwa banyak hal tidak terlihat yang ternyata ada.

Jika udara itu tidak terlihat, bukan berarti dia tidak ada. Angin membuktikan bahwa ia ada

Jika hujan itu tidak kita lihat jatuhnya, bukan berarti dia tidak pernah turun. Pekarangan yang basah membuktikan bahwa ia telah turun

Jika seseorang tidak pernah kita lihat, bukan berarti dia tidak pernah lewat. Jejak kakinya membuktikan bahwa ia pernah lewat

Jika seseorang tidak pernah bicara tentang perasaannya, bukan berarti dia tak punya perasaan

 

Sakit hati dan kecewa, mengapa kita bisa merasakannya? Kenapa kita harus merasakannya? Karena kita adalah manusia. Karena kita punya perasaan.

Jika bunga itu tidak layu, maka kita tidak tahu betapa indahnya mekar

Jika malam tidak mendung, maka kita tidak tahu betapa cantiknya langit yang penuh bintang

Jika sakit hati itu tidak ada, maka kita tidak tahu betapa berharganya perasaan

Karena kita pernah sakit hati, maka kita akan menghargai perasaan orang lain

Karena kita pernah sakit hati, maka kita menyadari bahwa kita juga pernah menyakiti

 

Kemana kita mencari kesempurnaan? Kemana kita mencari harapan yang tidak akan mengecewakan?

Jika kita memahami bahwa kita manusia, bahwa orang-orang disekitar kita adalah manusia

Maka kita menyadari bahwa kita akan sakit hati

Maka kita menyadari bahwa kita akan meninggalkan kecewa

 

Sakit hati dan kecewa, mengapa kita harus merasakannya?

Karena kita adalah manusia, karena kita sering lupa bahwa kita telah berharap terlalu jauh pada manusia

Maka sakit hati dan kecewa akan membawa kita kembali berharap hanya pada Yang Maha Sempurna, yang tidak akan membuat kecewa

 

Komentar