Nasihat

Kita ini, kenapa susah sekali diingatkan? Membantah dan mencari alasan. Padahal, pusing sekali kita ini, jika orang-orang tidak lagi peduli. Jika mereka benar-benar pergi, tidak lagi mau repot berbicara untuk mengingatkan, tidak lagi bertindak untuk membenarkan. Jadi apa kita kedepan?

Tidakkah kita paham? Pembenaran atas kesalahan kita, bukan untuk merendahkan kita, bukan juga untuk meninggikan dia yang memberi nasihat. Barangkali ada sikap kita yang memang benar-benar mengganggu, merugikan atau juga menyesatkan. Maka, sebelum itu meluas, tersebar, mempengaruhi banyak lebih banyak orang, atau bahkan sebelum kita dipermalukan oleh kesalahan kita sendiri itu, orang-orang yang peduli dengan baiknya mengingatkan, memberi petunjuk. Dan yang kita lakukan? Keburu marah-marah tidak terima.

Diantara kita, selalu ada orang-orang yang tidak bisa menahan dirinya untuk berbagi. Diantara kita, selalu ada orang-orang yang tidak bisa berhenti untuk peduli. Mereka tidak berpihak pada kelompok, golongan, dan sosok. Mereka hanya berpihak pada nilai-nilai. Mereka konsisten dengan nilai-nilai. Sekali lagi, mereka hanya royal pada nilai-nilai, tidak masalah siapapun yang menentang dan mendukungnya. Itu keren sekali!!!! Dan kita amat beruntung memiliki orang-orang macam mereka.

Komentar