Maka, kita akan selalu perlu informasi untuk bisa mengerti,
untuk bisa memahami. Dan sangat penting untuk memastikan bahwa informasi itu
benar
Jika suatu saat terfikir oleh kita suatu ide yang kita
anggap baik, maka penting sekali untuk memastikan bahwa kita telah punya cukup
informasi tentang ide itu. Sebelum kita menyimpulkan, sebelum kita berbicara
betapa hebatnya pemikiran kita, sebelum kita sibuk mengumumkan betapa menawanya
buah pikir kita, pastikan kita telah mengambil informasi dari tempat yang
tepat. Jangan sekali-kali jadi manusia sok pintar!!
Bisa jadi ide kita itu jauh sekali dari kebenaran. Dan yang lebih buruk lagi, bisa jadi ide kita akan membahayakan orang lain. Sadarkah? Amat besar akibat dari sebuah pemikiran yang salah, amat besar akibat dari sebuah kebohongan. Kata-kata yang terus ditambah-tambah, dibuat-buat bisa menjadikan orang-orang ketakutan pada hal-hal yang tidak perlu ditakutkan. Kata-kata yang terus ditambah-tambah, dibuat-buat bisa menjadikan orang-orang mengabaikan apa yang harus diwaspadai. Semua ini sungguh merepotkan.
Ketika banyak orang gaduh tentang hal-hal yang tidak perlu dipertentangkan. Lihatlah, begitu banyak rasa benci bertebaran diantara manusia. Pertengkaran tiada henti, debat kusir dimana-mana. Bahkan melihatnya saja amat melelahkan. Dan bukankah amat sia-sia, jika yang dipertengkarkan sama sekali tidak ada, atau tidak perlu?
Ketika banyak orang acuh tentang hal-hal yang amat penting untuk diperhatikan. Lihatlah, begitu banyak yang akhirnya harus terlantar dan tidak mendapat haknya. Bahkan jika yang lain telah berteriak-teriak, memohon-mohon, menunjukan bukti-bukti, orang-orang itu tetap saja tidak percaya, apalagi peduli. Sialnya, bukan cuma mereka yang mendapat akibat buruknya. Lebih sialnya lagi, mereka yakin sekali bahwa mereka benar dan mengajak-ajak yang lain untuk menjadi tidak peduli.
Jika berteriak-teriak dan banyak bicara hanya untuk terlihat pintar. Sepertinya itu bukan pilihan yang tepat. Lihatlah orang-orang yang telah banyak membaca, yang telah belajar begitu banyak dan begitu lama. Bicaranya amat bersahaja, bertujuan, dan seperlunya. Mereka tidak sibuk mencari perhatian, tapi mereka selalu dimintai pendapat. Mereka tidak sibuk meninggikan orang-orang yang satu kelompok dengan mereka, tapi mereka selalu diberi kepercayaan.

Komentar
Posting Komentar