Tentang apakah mereka saling
bercakap-cakap? Apakah akan lapang hati setelah percakapan itu usai? Atau justru
kata-kata akan meninggalkan sayatan dalam kesan? Manusia. Bukankah kata-kata
yang terlalu banyak bisa juga meracuni, bisa juga menyakiti?
Tuhan.....begitu rumitkah sebuah
hubungan? Dengan macam-macam hubungan manusia, jika itu hanya untuk Mu, hanya
untuk menegakkan nama Mu, bukankah
akan menjadi cinta yang tak terbatas
kesabarannya? Yang membangun cinta, yang menebar kebaikan, keadilan, kedamaian,
kesejahteraan. Jika macam-macam hubungan itu hanya untuk Mu, bukankah bahagia
setiap hati menjalaninya? Walau mungkin lelah berjalan diatasnya, tapi setiap
hati itu akan selalu percaya ada waktu yang tepat untuk beristirahat, ada
tempat yang lebih menyenangkan untuk beristirahat. Surga. Dengan keyakinan itu,
telah terbukti dalam kisah kekasih-kekasih Mu, bahwa manusia mampu bersabar,
berjuang, berkorban dalam kadar yang begitu besar.
Akan datang masa, dimana
keyakinan itu telah tertanam kuat pada hati tiap pemuda. Akan datang masa,
dimana orang-orangnya akan mampu bersabar, berjuang dan berkorban dalam kadar
yang begitu besar. Maka setelahnya, akan datang masa, dimana negeri ku tak lagi
berbantah-bantah. Akan datang masa, dimana negeri ku tak lagi berselisih. Akan
datang masa, dimana keadilan dan bahagia menyusup disetiap lorong jalan negeri ku, jauh
hingga setapak yang tak terjamah, hingga gua yang gelap gulita. Akan datang
masanya.
Komentar
Posting Komentar